Feeds:
Pos
Komentar

Kemarin sore saya buka facebook dan chat dengan beberapa orang disana, kemudian ada anak kecil (sodara mantan pacar saya).:-) bertanya apakah saya bermain farmville atau tidak? saya jawab tidak karena memang saya suka bermain game di facebook (lebih baik blogging). Kemudian anak itu bilang gak gaul dan menyuruh saya utuk main, setelah itu saya mencoba sebentar, dan ternyata hasilnya adalah saya dibuat pusing olehnya. Saya tidak mengerti cara bermainnya,akhirnya saya tidak melanjutkan main. Nah hari ini saya menemukan farmville bot yaitu aplikasi yang gunanya meningkatkan level di farmville, saya juga tidak tau level apaan soalnya saya juga bingung. Nah buat yang bermain farmville bisa coba download bot ini kemudian share hasilnya:

Silahkan download di link di bawah ini:

http://hotfile.com/dl/18983440/60e4205/Farming_Extreme_Manager_3.42.rar.html

famville


Suka dengan artikel awangjivi.com? ingin mendapatkan artikel lainnya yang menarik langsung ke email anda? silahkan masukka email anda di form di bawah ini kemudian klik subscribe:

Delivered by FeedBurner


kata kunci yang digunakan untuk menemukan halaman ini


Related post

<!–

–>


12 Comments so far

  1. dreamfrog December 10, 2009
    11:25 am

    duh kalau udah di facebook gak bakalan bisa selesai sehari dua hari. apalagi kalau udah main tuh game-game disana yang emang didesain untuk dimainkan terus-terusan ala tamagochi.

    btw: temen-temen dari indo udah banyak yang jadi jutawan hanya gara-gara ikutan bikin game di sono.

    kalau cuman main aja mah gak gaul, yang gaul tuh kalau bisa ikutan bikin.

    Reply

  2. Panduan Sukses ngeBlog December 10, 2009
    11:39 am

    Wah, ini namanya berbagi kebingungan Bos. Aku juga ikutan bingung nih… :D

    Reply

    jivi Reply:
    December 12th, 2009 at 9:33 pm

    @Panduan Sukses ngeBlog, iya bos,hehe.. sekali2 bagi kebingungan

    Reply

  3. Sport Photos December 11, 2009
    6:13 pm

    Wah kayaknya bagus juga nih… Ijin sedot ya mas jivi
    Xie2…

    Reply

    jivi Reply:
    December 12th, 2009 at 9:36 pm

    @Sport Photos, silahkan mas..

    Reply

  4. Terdy December 12, 2009
    9:36 am

    Mas.. Buat Game Mafia Wars di Face book udah ada Tricknya belum?

    Reply

    jivi Reply:
    December 12th, 2009 at 9:36 pm

    @Terdy, udah ada mas, coba cari aja di google.hhee

    Reply

  5. aldrix December 12, 2009
    4:47 pm

    sob bisa minta email ente gak ??

    Reply

    jivi Reply:
    December 12th, 2009 at 9:39 pm

    @aldrix, awank_jivi@yahoo.com bos

    Reply

  6. Roy Daniel Chandra December 14, 2009
    9:53 pm

    Farm ville adalah permainan yg paling kusuka …….??

    Reply

  7. celly December 15, 2009
    2:19 pm

    kug g bs didunlud siiii,… Quwww seneng bgedd ma farmville…. plis y,.. ^_^

    Reply

  8. midhynk December 16, 2009
    3:25 pm

    bgmn crx di download aplikasi farm ville????

    Reply

Leave a Comment

If you would like to make a comment, please fill out the form below.

Name (required)

Email (required)

Website

<!–

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

–>

Comments

/* */

Listrik & elektronika

(Listrik & elektronika)

.fullpost{display:inline;}
Dalam perencanaan bangunan perlu difikirkan perletakan GENSET, TRAFO, PANEL LISTRIK, SHAFT LISTRIK. dsb. Agar perletakan utilitas tersebut dapat sinkron dengan disain bangunan.

TRAFO: diperlukan untuk mengubah TM menjadi TR.
GENSET: sebagai sumber listrik cadangan apabila PLN arus listrik PLN mati. Genset menggunakan bahan bakar solar, sehingga perlu pula dipertimbangkan letak ground tank serta tempat untuk memasukkan (intake) solar


ELEKTRONIKA:
Dalam bangunan perlu pula direncanakan instalasi:
Sound System.
CCTV, jaringan BAS, Telekomunikasi dsb.

0
komentar:

Animasi kali ini mengenai prinsip kerja generator, baik itu generator DC ataupun generator AC. Prinsip kerja untuk generator DC pada dasarnya tidak berbeda dengan motor DC, hanya saja pada generator untuk lilitan rotornya akan menghasilkan energi listrik, sementara pada motor lilitan rotornya mendapatkan suplai energi listrik, seperti telah dibahas pada artikel “Generator DC” dan untuk generator AC telah dibahas pada artikel Generator sinkron dan Prinsip Kerja generator sinkron.

Melalui animasi ini anda dapat memahami prinsip kerja generator DC dan grafik fungsi dari tegangan DC terhadap waktu.

Generator AC

animasi yang kedua adalah mengenai prinsip kerja generator AC, untuk teori dasarnya anda dapat membaca artikel “Generator Sinkron”.

Animasi ini akan menampilkan proses kerja dari suatu generator AC, disertai dengan grafik fungsi tegangan AC terhadap waktu.

terima kasih untuk Universitas New South Wales, Australia

Semoga bermanfaat,

Sistem 3 Fasa

Pada sistem tenaga listrik 3 fase, idealnya daya listrik yang dibangkitkan, disalurkan dan diserap oleh beban semuanya seimbang, P pembangkitan = P pemakain, dan juga pada tegangan yang seimbang. Pada tegangan yang seimbang terdiri dari tegangan 1 fase yang mempunyai magnitude dan frekuensi yang sama tetapi antara 1 fase dengan yang lainnya mempunyai beda fase sebesar 120°listrik, sedangkan secara fisik mempunyai perbedaan sebesar 60°, dan dapat dihubungkan secara bintang (Y, wye) atau segitiga (delta, Δ, D).


Gambar 1. sistem 3 fase.

Gambar 1 menunjukkan fasor diagram dari tegangan fase. Bila fasor-fasor tegangan tersebut berputar dengan kecepatan sudut dan dengan arah berlawanan jarum jam (arah positif), maka nilai maksimum positif dari fase terjadi berturut-turut untuk fase V1, V2 dan V3. sistem 3 fase ini dikenal sebagai sistem yang mempunyai urutan fasa a – b – c . sistem tegangan 3 fase dibangkitkan oleh generator sinkron 3 fase.

Hubungan Bintang (Y, wye)

Pada hubungan bintang (Y, wye), ujung-ujung tiap fase dihubungkan menjadi satu dan menjadi titik netral atau titik bintang. Tegangan antara dua terminal dari tiga terminal a – b – c mempunyai besar magnitude dan beda fasa yang berbeda dengan tegangan tiap terminal terhadapa titik netral. Tegangan Va, Vb dan Vc disebut tegangan “fase” atau Vf.

Gambar 2. Hubungan Bintang (Y, wye).

Dengan adanya saluran / titik netral maka besaran tegangan fase dihitung terhadap saluran / titik netralnya, juga membentuk sistem tegangan 3 fase yang seimbang dengan magnitudenya (akar 3 dikali magnitude dari tegangan fase).
Vline = akar 3 Vfase = 1,73Vfase

Sedangkan untuk arus yang mengalir pada semua fase mempunyai nilai yang sama,
ILine = Ifase
Ia = Ib = Ic

Hubungan Segitiga

Pada hubungan segitiga (delta, Δ, D) ketiga fase saling dihubungkan sehingga membentuk hubungan segitiga 3 fase.


Gambar 3. Hubungan Segitiga (delta, Δ, D).

Dengan tidak adanya titik netral, maka besarnya tegangan saluran dihitung antar fase, karena tegangan saluran dan tegangan fasa mempunyai besar magnitude yang sama, maka:
Vline = Vfase

Tetapi arus saluran dan arus fasa tidak sama dan hubungan antara kedua arus tersebut dapat diperoleh dengan menggunakan hukum kirchoff, sehingga:
Iline = akar 3 Ifase = 1,73Ifase

Daya pada Sistem 3 Fase

1. Daya sistem 3 fase Pada Beban yang Seimbang

Jumlah daya yang diberikan oleh suatu generator 3 fase atau daya yang diserap oleh beban 3 fase, diperoleh dengan menjumlahkan daya dari tiap-tiap fase. Pada sistem yang seimbang, daya total tersebut sama dengan tiga kali daya fase, karena daya pada tiap-tiap fasenya sama.


Gambar 4. Hubungan Bintang dan Segitiga yang seimbang.

Jika sudut antara arus dan tegangan adalah sebesar θ, maka besarnya daya perfasa adalah

Pfase = Vfase.Ifase.cos θ

sedangkan besarnya total daya adalah penjumlahan dari besarnya daya tiap fase, dan dapat dituliskan dengan,

PT = 3.Vf.If.cos θ

• Pada hubungan bintang, karena besarnya tegangan saluran adalah 1,73Vfase maka tegangan perfasanya menjadi Vline/1,73, dengan nilai arus saluran sama dengan arus fase, IL = If, maka daya total (PTotal) pada rangkaian hubung bintang (Y) adalah:

PT = 3.VL/1,73.IL.cos θ = 1,73.VL.IL.cos θ

• Dan pada hubung segitiga, dengan besaran tegangan line yang sama dengan tegangan fasanya, VL = Vfasa, dan besaran arusnya Iline = 1,73Ifase, sehingga arus perfasanya menjadi IL/1,73, maka daya total (Ptotal) pada rangkaian segitiga adalah:
PT = 3.IL/1,73.VL.cos θ = 1,73.VL.IL.cos θ

Dari persamaan total daya pada kedua jenis hubungan terlihat bahwa besarnya daya pada kedua jenis hubungan adalah sama, yang membedakan hanya pada tegangan kerja dan arus yang mengalirinya saja, dan berlaku pada kondisi beban yang seimbang.

2. Daya sistem 3 fase pada beban yang tidak seimbang

Sifat terpenting dari pembebanan yang seimbang adalah jumlah phasor dari ketiga tegangan adalah sama dengan nol, begitupula dengan jumlah phasor dari arus pada ketiga fase juga sama dengan nol. Jika impedansi beban dari ketiga fase tidak sama, maka jumlah phasor dan arus netralnya (In) tidak sama dengan nol dan beban dikatakan tidak seimbang. Ketidakseimbangan beban ini dapat saja terjadi karena hubung singkat atau hubung terbuka pada beban.

Dalam sistem 3 fase ada 2 jenis ketidakseimbangan, yaitu:
1. Ketidakseimbangan pada beban.
2. ketidakseimbangan pada sumber listrik (sumber daya).

Kombinasi dari kedua ketidakseimbangan sangatlah rumit untuk mencari pemecahan permasalahannya, oleh karena itu kami hanya akan membahas mengenai ketidakseimbangan beban dengan sumber listrik yang seimbang.

Gambar 5. Ketidakseimbangan beban pada sistem 3 fase.

Pada saat terjadi gangguan, saluran netral pada hubungan bintang akan teraliri arus listrik. Ketidakseimbangan beban pada sistem 3 fase dapat diketahui dengan indikasi naiknya arus pada salahsatu fase dengan tidak wajar, arus pada tiap fase mempunyai perbedaan yang cukup signifikan, hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada peralatan.

Untuk contoh kasusnya silahkan lihat electrical science handbook volume 3.

Semoga bermanfaat.

Perawatan dan Pemantauan Kondisi Transformator, kalo bahasa inggrisnya: “Transformer Condition Monitoring and Maintenance”…(kerenkan…?!! Tapi kita harus bangga pada bahasa sendiri…ya nggak?). Artikel ini untuk melengkapi artikel-artikel sebelumnya tentang transformator alias transformer alias trafo (terserah, mana yang anda pakai, kalo saya lebih suka menyebutnya Tr).

Dengan melakukan perawatan secara berkala dan pemantauan kondisi transformator pada saat beroperasi akan banyak keuntungan yang didapat, antara lain:
• Meningkatkan keandalan dari transformator tersebut.
• Memperpanjang masa pakai.
• Jika masa pakai lebih panjang, maka secara otomatis akan dapat menghemat biaya penggantian unit transformator.

Adapun langkah-langkah perawatan dari transformator, antara lain adalah:
• Pemeriksaan berkala kualitas minyak isolasi.
• Pemeriksaan/pengamatan berkala secara langsung (Visual Inspection)
• Pemeriksaan-pemeriksaan secara teliti (overhauls) yang terjadwal.


Gambar 1.Perawatan Transformator

Komponen-Komponen Utama Transformator

untuk lebih jelasnya anda dapat membaca artikel sebelumnya, “Komponen-Komponen Transformator”, tapi saya tampilkan sedikit mengenai komponen utamanya saja, yaitu:
• On-load tap changer (OLTC)
• Bushing
• Insulator / penyekat
• Gasket
• Sistem saringan / filter minyak isolasi
• Peralatan proteksi;
– Valves atau katup-katup
– relay
– Alat-alat ukur dan indikator-indikator

Peta Potensi Terjadinya Gangguan didalam Transformator


Gambar 2. Peta Potensi Gangguan didalam Transformator

Pemeriksaan Kondisi Transformator Saat Beroperasi

Pada saat transformator beroperasi ada beberapa pemeriksaan dan analisa yang harus dilakukan, antara lain:

1. Pemeriksaan dan analisa minyak isolasi transformator, meliputi:
– Tegangan tembus (breakdown voltage)
– Analisa gas terlarut (dissolved gas analysis, DGA)
– Analisa minyak isolasi secara menyeluruh (sekali setiap 10 tahun)

• Pemeriksaan dan analisa kandungan gas terlarut (Dissolved gas analysis, DGA), untuk mencegah terjadinya:(partial) discharges, Kegagalan thermal (thermal faults), Deteriorasi / pemburukan kertas isolasi/laminasi.

• Pemeriksaan dan analisa minyak isolasi secara menyeluruh, meliputi: power factor (cf. Tan δ), kandungan air (water content), neutralisation number, interfacial tension, furfural analysis dan kandungan katalisator negatif (inhibitor content)

2. Pengamatan dan Pemeriksaan Langsung (Visual inspections)
– Kondisi fisik transformator secara menyeluruh.
– Alat-alat ukur, relay, saringan/filter dll.
– Pemeriksaan dengan menggunakan sinar infra-merah (infrared monitoring),
setiap 2 tahun.

Karakteristik Akibat Kegagalan Gas


Tabel 1. Karakteristik Akibat Kegagalan Gas

Rentang Waktu Pemeriksaan dan Analisa Minyak isolasi


Tabel 2. rentang waktu pemeriksaan minyak isolasi

Tindakan yang biasa dilakukan pada saat Pemeriksaan Teliti (Overhaul)

1. Perawatan dan pemeriksaan ringan (Minor overhaul), setiap 3 atau 6 tahun.
– on-load tap changers
– oil filtering dan vacuum treatment
– relays dan auxiliary devices.

2. Perawatan dan pemeriksaan teliti (Major overhaul)
– Secara teknis setidaknya 1 kali selama masa pakai.
– pembersihan, pengencangan kembali dan pengeringan.

3. Analisa kimia
– analisa kertas penyekat/laminasi (sekali setiap 10 tahun)

4. Pengujian listrik (Electrical Test) untuk peralatan;
– power transformer
– bushings
– Transformator ukur (measurement transformator)
– breaker capacitors

Pengujian listrik (electrical test) dilakukan setidaknya setiap 6 – 9 tahun. Pengujian yang dilakukan meliputi;
a. Doble measurements
b. PD-measurement
c. Frequency Responce Analysis, FRA
d. voltage tests

Penyebab Hubung Singkat didalam Transformator, antara lain:

• Gangguan hubung singkat antar lilitan karena rusaknya laminasi.
• Perubahan kandungan gas H2, CH4, CO, C2H4 dan C2H2

**)Kegagalan pada lilitan dapat diperbaiki dengan penggulungan ulang atau rewinding

Langkah :

1. Siapkan peralatan test (Peralatan test ini biasanya diletakkan dilaboratorium atau ruangan tersendiri sejuk dan ber
AC).
2. Bersihkan peralatan test dari kotoran dan debu, dan yakinkan bahwa peralatan utama test dan alat bantu bebas dari debu atau kotoran lainnya.
3. Ambil elektroda bola dengan hati-hati sekali dan hindari kontak langsung dengan jari tangan, sebab hal ini akan berakibat pada hambatan pada pengujian yang tidak menunjukkan pada angka yang tidak
sebenarnya.
4. Aturlah jarak gap elektroda bola dengan jarak 2,5 mm
5. Siapkan minyak yang akan ditest
6. Gerakkan minyak secara pelan-pelan dan diputar beberapa kali agar minyak betul-betul merata. Harap diperhatikan, agar dihindarkan gerakkan yang terlalu keras, sebab hal ini akan berakibat timbulnya gelembung-gelembung udara didalam
minyak.
7. Masukkan elektroda bola yang telah dibersihkan tadi kedalam minyak. Dalam mengalirkan minyak ke dalam gelas uji agar hati-hati dan pelan-pelan dan diisi minyak sampai batas yang diinginkan, hal ini untuk menimbulkan gerakan turbulensi yang berakibat timbulnya gelembung
udara.
8. Tutup rapat-rapat dan bersihkan kotoran disekitar alat test tersebut (tetesan minyak, debu dan kotoran
lainnya)
9. Nyalakan alat test dengan menekan tombol ON (atau putar saklar pada posisi ON).
10. Setting untuk waktunya selama 2 menit pada tombol/ saklar timer
11. Setting besaran tegangan tembus minyak (2 kV per second) pada tombol kV/S
12. Tekan tombol magnet pengaduk minyak pada gelas selama 2 menit.
13. Tekan tombol start.
14. Catatlah hasil pengukuran ke formulir pengujian.
15. Ulangi langkah (butir 13 dan 14) sebanyak 6 kali pengujian dengan interval waktu masing-masing pengujian selama ” 5
menit
16. Hasil pengujian kemudian dirata-rata dan catat pada formulir pengujian
17. Buat laporan hasil pengujian
18. Bersihkan dan keringkan elektroda bola dan simpanlah ditempat yang kering.
19. Bersihkan pelatan test dari minyak atau debu dan kotoran lainnya
20. Pastikan bahwa peralatan test siap dipakai untuk pengujian selanjutnya.

GOVERNOR

Governor digunakan sebagai ‘interface’ antara turbin penggerak dan generator. Saya belum tahu apakah ada aplikasi yang lain dari governor ini (misal, dipakai untuk motor induksi…dll.), mungkin ada rekan-rekan yang lebih tahu. Pengaturan putaran turbin sejak turbin mulai bergerak sampai steady state dilakukan oleh governor, jadi bukan diambil alih oleh governor. Fungsi utama pengaturan putaran ini adalah untuk menjaga kestabilan sistem secara keseluruhan terhadap adanya variasi beban atau gangguan pada sistem.

Ada dua mode operasi governor, yaitu droop dan isochronous. Pada mode droop, governor sudah memiliki “setting point” Pmech (daya mekanik) yang besarnya sesuai dengan rating generator atau menurut kebutuhan. Dengan adanya “fixed setting” ini, output daya listrik generator nilainya tetap dan adanya perubahan beban tidak akan mengakibatkan perubahan putaran turbin (daya berbanding lurus dengan putaran).

Lain halnya dengan mode isochronous, “set point” putaran governor ditentukan berdasarkan kebutuhan daya listrik sistem pada saat itu (real time). Kemudian melalui internal proses di dalam governor (sesuai dengan kontrol logic dari manufaktur), governor akan menyesuaikan nilai output daya mekanik turbin supaya sesuai dengan daya listrik yang dibutuhkan sistem. Pada saat terjadi perubahan beban, governor akan menentukan setting point yang baru sesuai dengan aktual beban sehingga dengan pengaturan putaran ini diharapkan frekuensi listrik generator tetap berada di dalam “acceptable range” dan generator tidak mengalami “out of synchronization”.

Seperti halnya peralatan listrik yang lain, governor juga memiliki keterbatasan kemampuan. Parameter- parameter governor, seperti daya mekanik, gas producer, speed droop, dll… umumnya memiliki nilai batas atas dan batas bawah sesuai spesifikasi dari pabrik.