Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Info’ Category

Kemarin sore saya buka facebook dan chat dengan beberapa orang disana, kemudian ada anak kecil (sodara mantan pacar saya).:-) bertanya apakah saya bermain farmville atau tidak? saya jawab tidak karena memang saya suka bermain game di facebook (lebih baik blogging). Kemudian anak itu bilang gak gaul dan menyuruh saya utuk main, setelah itu saya mencoba sebentar, dan ternyata hasilnya adalah saya dibuat pusing olehnya. Saya tidak mengerti cara bermainnya,akhirnya saya tidak melanjutkan main. Nah hari ini saya menemukan farmville bot yaitu aplikasi yang gunanya meningkatkan level di farmville, saya juga tidak tau level apaan soalnya saya juga bingung. Nah buat yang bermain farmville bisa coba download bot ini kemudian share hasilnya:

Silahkan download di link di bawah ini:

http://hotfile.com/dl/18983440/60e4205/Farming_Extreme_Manager_3.42.rar.html

famville


Suka dengan artikel awangjivi.com? ingin mendapatkan artikel lainnya yang menarik langsung ke email anda? silahkan masukka email anda di form di bawah ini kemudian klik subscribe:

Delivered by FeedBurner

kata kunci yang digunakan untuk menemukan halaman ini

Related post

<!–

–>


12 Comments so far

  1. dreamfrog December 10, 2009
    11:25 am

    duh kalau udah di facebook gak bakalan bisa selesai sehari dua hari. apalagi kalau udah main tuh game-game disana yang emang didesain untuk dimainkan terus-terusan ala tamagochi.

    btw: temen-temen dari indo udah banyak yang jadi jutawan hanya gara-gara ikutan bikin game di sono.

    kalau cuman main aja mah gak gaul, yang gaul tuh kalau bisa ikutan bikin.

    Reply

  2. Panduan Sukses ngeBlog December 10, 2009
    11:39 am

    Wah, ini namanya berbagi kebingungan Bos. Aku juga ikutan bingung nih… :D

    Reply

    jivi Reply:
    December 12th, 2009 at 9:33 pm

    @Panduan Sukses ngeBlog, iya bos,hehe.. sekali2 bagi kebingungan

    Reply

  3. Sport Photos December 11, 2009
    6:13 pm

    Wah kayaknya bagus juga nih… Ijin sedot ya mas jivi
    Xie2…

    Reply

    jivi Reply:
    December 12th, 2009 at 9:36 pm

    @Sport Photos, silahkan mas..

    Reply

  4. Terdy December 12, 2009
    9:36 am

    Mas.. Buat Game Mafia Wars di Face book udah ada Tricknya belum?

    Reply

    jivi Reply:
    December 12th, 2009 at 9:36 pm

    @Terdy, udah ada mas, coba cari aja di google.hhee

    Reply

  5. aldrix December 12, 2009
    4:47 pm

    sob bisa minta email ente gak ??

    Reply

    jivi Reply:
    December 12th, 2009 at 9:39 pm

    @aldrix, awank_jivi@yahoo.com bos

    Reply

  6. Roy Daniel Chandra December 14, 2009
    9:53 pm

    Farm ville adalah permainan yg paling kusuka …….??

    Reply

  7. celly December 15, 2009
    2:19 pm

    kug g bs didunlud siiii,… Quwww seneng bgedd ma farmville…. plis y,.. ^_^

    Reply

  8. midhynk December 16, 2009
    3:25 pm

    bgmn crx di download aplikasi farm ville????

    Reply

Leave a Comment

If you would like to make a comment, please fill out the form below.

Name (required)

Email (required)

Website

<!–

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

–>

Comments

/* */

Read Full Post »

Listrik & elektronika

(Listrik & elektronika)

.fullpost{display:inline;}
Dalam perencanaan bangunan perlu difikirkan perletakan GENSET, TRAFO, PANEL LISTRIK, SHAFT LISTRIK. dsb. Agar perletakan utilitas tersebut dapat sinkron dengan disain bangunan.

TRAFO: diperlukan untuk mengubah TM menjadi TR.
GENSET: sebagai sumber listrik cadangan apabila PLN arus listrik PLN mati. Genset menggunakan bahan bakar solar, sehingga perlu pula dipertimbangkan letak ground tank serta tempat untuk memasukkan (intake) solar


ELEKTRONIKA:
Dalam bangunan perlu pula direncanakan instalasi:
Sound System.
CCTV, jaringan BAS, Telekomunikasi dsb.

0
komentar:

Read Full Post »

Animasi kali ini mengenai prinsip kerja generator, baik itu generator DC ataupun generator AC. Prinsip kerja untuk generator DC pada dasarnya tidak berbeda dengan motor DC, hanya saja pada generator untuk lilitan rotornya akan menghasilkan energi listrik, sementara pada motor lilitan rotornya mendapatkan suplai energi listrik, seperti telah dibahas pada artikel “Generator DC” dan untuk generator AC telah dibahas pada artikel Generator sinkron dan Prinsip Kerja generator sinkron.

Melalui animasi ini anda dapat memahami prinsip kerja generator DC dan grafik fungsi dari tegangan DC terhadap waktu.

Generator AC

animasi yang kedua adalah mengenai prinsip kerja generator AC, untuk teori dasarnya anda dapat membaca artikel “Generator Sinkron”.

Animasi ini akan menampilkan proses kerja dari suatu generator AC, disertai dengan grafik fungsi tegangan AC terhadap waktu.

terima kasih untuk Universitas New South Wales, Australia

Semoga bermanfaat,

Read Full Post »

Perawatan dan Pemantauan Kondisi Transformator, kalo bahasa inggrisnya: “Transformer Condition Monitoring and Maintenance”…(kerenkan…?!! Tapi kita harus bangga pada bahasa sendiri…ya nggak?). Artikel ini untuk melengkapi artikel-artikel sebelumnya tentang transformator alias transformer alias trafo (terserah, mana yang anda pakai, kalo saya lebih suka menyebutnya Tr).

Dengan melakukan perawatan secara berkala dan pemantauan kondisi transformator pada saat beroperasi akan banyak keuntungan yang didapat, antara lain:
• Meningkatkan keandalan dari transformator tersebut.
• Memperpanjang masa pakai.
• Jika masa pakai lebih panjang, maka secara otomatis akan dapat menghemat biaya penggantian unit transformator.

Adapun langkah-langkah perawatan dari transformator, antara lain adalah:
• Pemeriksaan berkala kualitas minyak isolasi.
• Pemeriksaan/pengamatan berkala secara langsung (Visual Inspection)
• Pemeriksaan-pemeriksaan secara teliti (overhauls) yang terjadwal.


Gambar 1.Perawatan Transformator

Komponen-Komponen Utama Transformator

untuk lebih jelasnya anda dapat membaca artikel sebelumnya, “Komponen-Komponen Transformator”, tapi saya tampilkan sedikit mengenai komponen utamanya saja, yaitu:
• On-load tap changer (OLTC)
• Bushing
• Insulator / penyekat
• Gasket
• Sistem saringan / filter minyak isolasi
• Peralatan proteksi;
– Valves atau katup-katup
– relay
– Alat-alat ukur dan indikator-indikator

Peta Potensi Terjadinya Gangguan didalam Transformator


Gambar 2. Peta Potensi Gangguan didalam Transformator

Pemeriksaan Kondisi Transformator Saat Beroperasi

Pada saat transformator beroperasi ada beberapa pemeriksaan dan analisa yang harus dilakukan, antara lain:

1. Pemeriksaan dan analisa minyak isolasi transformator, meliputi:
– Tegangan tembus (breakdown voltage)
– Analisa gas terlarut (dissolved gas analysis, DGA)
– Analisa minyak isolasi secara menyeluruh (sekali setiap 10 tahun)

• Pemeriksaan dan analisa kandungan gas terlarut (Dissolved gas analysis, DGA), untuk mencegah terjadinya:(partial) discharges, Kegagalan thermal (thermal faults), Deteriorasi / pemburukan kertas isolasi/laminasi.

• Pemeriksaan dan analisa minyak isolasi secara menyeluruh, meliputi: power factor (cf. Tan δ), kandungan air (water content), neutralisation number, interfacial tension, furfural analysis dan kandungan katalisator negatif (inhibitor content)

2. Pengamatan dan Pemeriksaan Langsung (Visual inspections)
– Kondisi fisik transformator secara menyeluruh.
– Alat-alat ukur, relay, saringan/filter dll.
– Pemeriksaan dengan menggunakan sinar infra-merah (infrared monitoring),
setiap 2 tahun.

Karakteristik Akibat Kegagalan Gas


Tabel 1. Karakteristik Akibat Kegagalan Gas

Rentang Waktu Pemeriksaan dan Analisa Minyak isolasi


Tabel 2. rentang waktu pemeriksaan minyak isolasi

Tindakan yang biasa dilakukan pada saat Pemeriksaan Teliti (Overhaul)

1. Perawatan dan pemeriksaan ringan (Minor overhaul), setiap 3 atau 6 tahun.
– on-load tap changers
– oil filtering dan vacuum treatment
– relays dan auxiliary devices.

2. Perawatan dan pemeriksaan teliti (Major overhaul)
– Secara teknis setidaknya 1 kali selama masa pakai.
– pembersihan, pengencangan kembali dan pengeringan.

3. Analisa kimia
– analisa kertas penyekat/laminasi (sekali setiap 10 tahun)

4. Pengujian listrik (Electrical Test) untuk peralatan;
– power transformer
– bushings
– Transformator ukur (measurement transformator)
– breaker capacitors

Pengujian listrik (electrical test) dilakukan setidaknya setiap 6 – 9 tahun. Pengujian yang dilakukan meliputi;
a. Doble measurements
b. PD-measurement
c. Frequency Responce Analysis, FRA
d. voltage tests

Penyebab Hubung Singkat didalam Transformator, antara lain:

• Gangguan hubung singkat antar lilitan karena rusaknya laminasi.
• Perubahan kandungan gas H2, CH4, CO, C2H4 dan C2H2

**)Kegagalan pada lilitan dapat diperbaiki dengan penggulungan ulang atau rewinding

Read Full Post »

GOVERNOR

Governor digunakan sebagai ‘interface’ antara turbin penggerak dan generator. Saya belum tahu apakah ada aplikasi yang lain dari governor ini (misal, dipakai untuk motor induksi…dll.), mungkin ada rekan-rekan yang lebih tahu. Pengaturan putaran turbin sejak turbin mulai bergerak sampai steady state dilakukan oleh governor, jadi bukan diambil alih oleh governor. Fungsi utama pengaturan putaran ini adalah untuk menjaga kestabilan sistem secara keseluruhan terhadap adanya variasi beban atau gangguan pada sistem.

Ada dua mode operasi governor, yaitu droop dan isochronous. Pada mode droop, governor sudah memiliki “setting point” Pmech (daya mekanik) yang besarnya sesuai dengan rating generator atau menurut kebutuhan. Dengan adanya “fixed setting” ini, output daya listrik generator nilainya tetap dan adanya perubahan beban tidak akan mengakibatkan perubahan putaran turbin (daya berbanding lurus dengan putaran).

Lain halnya dengan mode isochronous, “set point” putaran governor ditentukan berdasarkan kebutuhan daya listrik sistem pada saat itu (real time). Kemudian melalui internal proses di dalam governor (sesuai dengan kontrol logic dari manufaktur), governor akan menyesuaikan nilai output daya mekanik turbin supaya sesuai dengan daya listrik yang dibutuhkan sistem. Pada saat terjadi perubahan beban, governor akan menentukan setting point yang baru sesuai dengan aktual beban sehingga dengan pengaturan putaran ini diharapkan frekuensi listrik generator tetap berada di dalam “acceptable range” dan generator tidak mengalami “out of synchronization”.

Seperti halnya peralatan listrik yang lain, governor juga memiliki keterbatasan kemampuan. Parameter- parameter governor, seperti daya mekanik, gas producer, speed droop, dll… umumnya memiliki nilai batas atas dan batas bawah sesuai spesifikasi dari pabrik.

Read Full Post »

Elevator & Eskalator Pada Perencanaan Instalasi Gedung Bertingkat

Jika kita mendirikan bangunan, bukan hanya keindahan tampak bangunan dan keserasian bangunan terhadap lingkungan yang harus kita perhatikan.

Namun juga keamanan bangunan tersebut terhadap segala bencana yang dapat diakibatkan oleh kurang diperhatikannya perencanaan instalasi yang terdapat didalam bangunan tersebut.

Selain itu juga harus diusahakan kemudahan bagi penyelamatan penghuni bila terjadi bencana.

Setiap rencana instalasi dari bangunan yang akan dilaksanakan harus diteliti dahulu oleh seksi Instalasi dan Perlengkapan Bangunan/TPIB (Team Penasehat Instalasi dan Perlengkapan Bangunan).

Beberapa macam Instalasi yang harus diperhatikan :

  1. Instalasi Pemadam Kebakaran

    Sistem yang bisa digunakan antara lain :
    * Sistem Hydrant
    * Sistem Sprinkler
    * Sistem Fire Alarm

  2. Instalasi Elevator & Eskalator
    Didalam perencanaan instalasi Elevator dan Eskalator, yang harus diperhatikan:
    * Pola lalu lintas orang dan barang disekitar dan didalam gedung harus diperhatikan
    * Elevator penumpang, barang dan kebakaran harus terpisah

    * Cara penanggulangan bila terjadi keadaan darurat.

  3. Instalasi Air Buangan
    Didalam perencanaan instalasi air buangan, yang harus diperhatikan antara lain :
    * Sistem jaringan air kotor dan air hujan diluar bangunan
    * Sistem pengelolaan air kotor
    * Pengolahan air kotor tidak boleh mengganggu lingkungan sekitarnya.
  4. Instalasi Listrik
    Didalam perencanaan instalasi listrik yang harus diperhatikan adalah :
    * Sakelar khusus ukuran (rating) pengaman jenis pengaman dan penampang kabel

    * Penempatan generator genset
    * Sumber tenaga yang digunakan PLN, atau pembangkit tenaga listrik sendiri.

  5. Instalasi Plumbing
    Didalam perencanaan instalasi plimbing yang harus diperhatikan adalah :
    * Sistem pemipaan air bersih
    * Sistem pemipaan air limbah
    * Sistem pemipaan air hujan
    * Sistem pemipaan air limbah.
  6. Instalasi Air Codition dan Refrigeration

    * Apabila harus terjadi kebakaran, AHU pada lokasi kebakaran harus mati secara otomatis berbarengan dengan fire alarm bekerja
    * Faktor keamanan yang dipakai.

===OOO===

Dari sekian banyak instalasi gedung bertingkat yang harus diperhatikan, berikut ini akan sedikit diulas tentang instalasi alat transportasi vertikal pada gedung bertingkat.

*****

ALAT TRANSPORTASI VERTIKAL

Suatu bangunan yang besar & tinggi, memerlukan sarana angkut/transportasi yang nyaman untuk aktifitas perpindahan orang dan barang secara VERTIKAL. Sarana angkut vertikal yang bekerja secara mekanik elektrik adalah :

  • Elevator (Lift).
  • Eskalator
  • Travelator / Moving walk

Mulai dari jaman kuno sampai jaman pertengahan dan memasuki abad ke-13, tenaga manusia dan binatang merupakan tenaga penggerak.

Pada tahun 1850 telah diperkenalkan elevator uap dan hidrolik. Tahun 1852 terjadi babak baru dalam sejarah elevator yaitu penemuan elevator yang aman pertama di Dunia oleh Elisha Graves Otis.

RIWAYAT ELEVATOR/LIFT

Elevator penumpang pertama dipasang oleh Otis di New York pada tahun 1857. Setelah meninggalnya Otis pada tahun 1861, anaknya, Charles dan Norton mengembangkan warisan yang ditinggalkan oleh Otis dengan membentuk Otis Brothers & Co., pada tahun 1867.

Pada tahun 1873 lebih dari 2000 elevator Otis telah dipergunakan di gedung-gedung perkantoran, hotel, dan department store di seluruh Amerika, dan lima tahun kemudian dipasanglah elevator penumpang hidrolik Otis yang pertama.Berikutnya adalah era Pencakar Langit.

Pada tahun 1889 Otis mengeluarkan mesin elevator listrik direct-connected geared pertama yang sangat sukses.

Pada tahun 1903, Otis memperkenalkan desain yang akan menjadi “tulang punggung” industri elevator,yaitu : elevator listrik gearless traction yang dirancang dan terbukti mengalahkan usia bangunan itu sendiri. Hal ini membawa pada berkembangnya jaman struktur-struktur tinggi, termasuk yang paling menonjol adalah Empire State building dan World Trade Center di New York, John Hancock Center di Chicago dan CN Tower di Toronto.

Selama bertahun-tahun ini, beberapa dari inovasi yang dibuat oleh Otis dalam bidang pengendalian otomatis adalah Sistem Pengendalian Sinyal, Peak Period Control, Sistem Autotronik Otis dan Multiple Zoning. Otis adalah yang terdepan di dunia dalam pengembangan teknologi komputer dan perusahaan tersebut telah membuat revolusi dalam pengendalian elevator sehingga tercipta peningkatan yang dramatis dalam hal waktu reaksi elevator dan mutu berkendara dalam elevator.

CARA KERJA ELEVATOR/LIFT

Pada sistem geared atau gearless (yang masing-masing digunakan pada instalasi gedung dengan ketinggian menengah dan tinggi), kereta elevator tergantung di ruang luncur oleh beberapa steel hoist ropes, biasanya dua puli katrol, dan sebuah bobot pengimbang (counterweight). Bobot kereta dan counterweight menghasilkan traksi yang memadai antara puli katrol dan hoist ropes sehingga puli katrol dapat menggegam hoist ropes dan bergerak serta menahan kereta tanpa selip berlebihan. Kereta dan counterweight bergerak sepanjang rel yang vertikal agar mereka tidak berayun-ayun.

Mesin Lift “Gearless”

Mesin untuk menggerakkan elevator terletak di ruang mesin yang biasanya tepat di atas ruang luncur kereta. Untuk memasok listrik ke kereta dan menerima sinyal listrik dari kereta ini, dipergunakan sebuah kabel listrik multi-wire untuk menghubungkan ruang mesin dengan kereta. Ujung kabel yang terikat pada kereta turut bergerak dengan kereta sehingga disebut sebagai “kabel bergerak (traveling cable)”.

Jalur Lift (Hoistway) dan ruang mesin di atasnya

Mesin geared memiliki motor dengan kecepatan lebih tinggi dan drive sheave dihubungkan dengan poros motor melalui gigi-gigi di kotak gigi, yang dapat mengurangi kecepatan rotasi poros motor menjadi kecepatan drive-sheave rendah. Mesin gearless memiliki motor kecepatan rendah dan puli katrol penggerak dihubungkan langsung ke poros motor.

Sistem pergerakan Elevator/Lift dengan Gearless

Pada sistem hidrolik (terutama digunakan pada instalasi di gedung rendah, dengan kecepatan kereta menengah), kereta dihubungkan ke bagian atas dari piston panjang yang bergerak naik dan turun di dalam sebuah silinder. Kereta bergerak naik saat oli dipompa ke dalam silinder dari tangki oli, sehingga mendorong piston naik. Kereta turun saat oli kembali ke tangki oli.

Aksi pengangkatan dapat bersifat langsung (piston terhubungkan ke kereta) atau roped (piston terikat ke kereta melalui rope). Pada kedua cara tersebut, pekerjaan pengangkatan yang dilakukan oleh pompa motor (energi kinetik) untuk mengangkat kereta ke elevasi yang lebih tinggi sehingga membuat kereta mampu melakukan pekerjaan (energi potensial). Transfer energi ini terjadi setiap kali kereta diangkat. Ketika kereta diturunkan, energi potensial digunakan habis dan siklus energi menjadi lengkap sudah. Gerakan naik dan turun kereta elevator dikendalikan oleh katup hidrolik.

******

RIWAYAT ESKALATOR

Pada tahun 1899, Charles D. Seeberger bergabung dengan Perusahaan Otis Elevator Co., yang mana dari dia timbullah nama eskalator (yang diciptakan dengan menggabungkan kata scala, yang dalam bahasa Latin berarti langkah-langkah (step), dengan elevator). Bergabungnya Seeberger dan Otis telah menghasilkan eskalator pertama step type eskalator untuk umum, dan eskalator itu dipasang di Paris Exibition 1900 dan memenangkan hadiah pertama. Mr. Seeberger pada akhirnya menjual hak patennya ke Otis pada tahun 1910.

Eskalator lurus dan melengkung

Dalam perkembangannya, perusahaan Mitsubishi Electric Corporation telah berhasil mengembangkan eskalator spiral (kenyataannya lebih cenderung melengkung/curve daripada melingkar/spiral) dan secara eksklusif dijual sejak pertengahan tahun 1980. Eskalator ini dipasang di Osaka, Jepang pada tahun 1985.

CARA KERJA ESKALATOR

Pendaratan/Landing

Floor plate rata dengan lantai akhir dan diberi engsel atau dapat dilepaskan untuk jalan ke ruang mesin yang berada di bawah floor plates.

Comb plate adalah bagian antara floor plate yang statis dan anak tangga bergerak. Comb plate ini sedikit miring ke bawah agar geriginya tepat berada di antara celah-celah anak tangga-anak tangga. Tepi muka gerigi comb plate berada dibawah permukaan cleat.

Landasan penopang/Truss

Landasan penopang adalah struktur mekanis yang menjembatani ruang antara pendaratan bawah dan atas. Landasan penopang pada dasarnya adalah kotak berongga yang terbuat dari bagian-bagian bersisi dua yang digabungkan bersama dengan menggunakan sambungan bersilang sepanjang bagian dasar dan tepat dibawah bagian ujungnya. Ujung-ujung truss tersandar pada penopang beton atau baja.

Struktur perletakan Eskalator pada lantai gedung

Lintasan

Sistem lintasan dibangun di dalam landasan penopang untuk mengantarkan rantai anak tangga, yang menarik anak tangga melalui loop tidak berujung. Terdapat dua lintasan: satu untuk bagian muka anak tangga (yang disebut lintasan roda anak tangga) dan satu untuk roda trailer anak tangga (disebut sebagai lintasan roda trailer). Perbedaan posisi dari lintasan-lintasan ini menyebabkan anak tangga-anak tangga muncul dari bawah comb plate untuk membentuk tangga dan menghilang kembali ke dalam landasan penopang.

Sistem pergerakan Eskalator

Anak tangga (individual steps) dari Eskalator

escalator-animation.swf

Animasi gerak eskalator

Lintasan pembalikan di pendaratan atas menggulung anak tangga-anak tangga mengelilingi bagian ujung dan kemudian menggerakkannya kembali ke arah yang berbeda. Lintasan overhead berfungsi untuk memastikan bahwa roda trailer tetap berada di tempatnya saat rantai anak tangga diputar kembali.

******

RIWAYAT MOVING WALK

Banyak sebutan pada alat yang satu ini, di antaranya adalah Moving Walkway, Moving Sidewalk, Moving Pavement, Walkalator, Travelator, atau Moveator.

Moving Walkway adalah alat angkut perpindahan orang dan barang dari satu tempat ke tempat lain pada satu lantai atau pada lantai yang berbeda level dan bergerak sesuai dengan prinsip pergerakan pada eskalator. Dengan demikian, konveyor ini adalah pengembangan ide dari eskalator dan bisa dipasang pada posisi mendatar (horisontal) ataupun miring (inclined) dengan kemiringan 10 – 20 derajat.

Moving walkway (horisontal) di Bandara Internasional Port Columbus

Moving walkway (inclined) di Stasiun Metro Beadry, Montreal

Moving walk (horisontal) di Stasiun metro Bienvenue Paris berkecepatan 9 km/jam

Kegunaan dari alat transportasi ini adalah berfungsi untuk membawa barang-barang bawaan yang diletakkan di dalam kereta dorong (trolley) naik atau turun dari lantai satu ke lantai lain. Biasanya terdapat di supermarket, mal, stasiun kereta ekspress, dll.

Dan bila dipasang secara mendatar pada satu lantai, berfungsi untuk meringankan beban dari orang yang berjalan dengan membawa barang dan menempuh jarak yang relatif jauh. Misalnya pada terminal di bandara internasional yang luas, musium, kebun binatang, atau aquarium (water world).

Contoh gambar konveyor Moving Walkway

Struktur perletakan Moving Walkway pada lantai gedung

******

Read Full Post »

Apakah ISO 14001:2004 itu ?

– ISO 14001 merupakan standar internasional yang dapat membantu organisasi dalam mencapai tujuan ekonominya dengan senantiasa memperhatikan aspek pengelolaan lingkungan, dan merupakan versi tahun 2004

– Merupakan bagian dari sistem manajemen secara keseluruhan yang mencakup:

  • ·Struktur organisasi;
  • ·Kegiatan perencanaan;
  • ·Tanggung jawab;
  • ·Praktek dan prosedur pengelolaan lingkungan
  • · Sumber daya

untuk mengembangkan , menerapkan, mencapai, meninjau, dan memelihara Kebijakan Lingkungan

LINGKUNGAN = “Keadaan sekitar tempat suatu organisasi beroperasi, termasuk udara, air, lahan, sumberdaya alam, flora, fauna, manusia dan saling keterkaitannya”.

Mengapa Kita perlu menerapkan ISO 14001 ?

Isu-isu berikut menjadi alasan penting kita perlu menerapkan ISO 14001

Pemanasan Global

Penipisan Ozon

Hujan Asam

Pengurangan sumber daya alam

Pertumbuhan Penduduk

Pembuangan Limbah

Perusakan & Penebangan Hutan

Aspek Lain mengapa perusahaan perlu menerapkan ISO 14001 :

Tekanan dari luar terhadap industri:

* Standard Internasional

* Perundang-undangan nasional

* Tuntutan Pelanggan

* Kelompok pecinta lingkungan (LSM)

* Masyarakat sekitar

* Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

*

Tekanan dalam bisnis :

+ Meningkatkan mutu produk

+ Meningkatkan produktivitas & Efisiensi

+ Meningkatkan daya saing

+ Memperbaiki sistem manajemen lingkungan.

+ Pengelolaan resiko limbah industri

+ Upaya kesehatan & keselamatan karyawan

Manfaat Penerapan ISO 14001 :

Untuk mengelola risiko bisnis;

Untuk melindungi & melestarikan lingkungan sekitar

Untuk meminimasi dan memanfaatkan kembali limbah industri

Kunci memasuki perdagangan dunia.

Beberapa contoh Isu lingkungan yang menjadi bahasan di dalam ISO 914001

N Pembuangan limbah cair

N Pengelolaan limbah padat

N Pengelolaan B3 dan limbah B3

N Pencemaran udara (Cerobong, genset, dll)

N Kebisingan

N Pengendalian ceceran dan tumpahan bahan serta sisa-sisa bahan (kimia)

N Tanggap keadaan darurat (kebakaran, kerusuhan, dsb)

N Pertamanan

Sistem manajemen lingkungan – Persyaratan dan panduan penggunaan :

Daftar isi

Daftar isi……………………………………………………………………………………………………………. i

Prakata……………………………………………………………………………………………………………. ii

Pendahuluan…………………………………………………………………………………………………….. iii

1 Ruang lingkup……………………………………………………………………………………………… 1

2 Acuan normatif…………………………………………………………………………………………….. 1

3 Istilah dan definisi ………………………………………………………………………………………… 1

4 Persyaratan sistem manajemen lingkungan……………………………………………………… 4

4.1 Persyaratan umum …………………………………………………………………………………….. 4

4.2 Kebijakan lingkungan………………………………………………………………………………….. 4

4.3 Perencanaan …………………………………………………………………………………………….. 4

4.4 Penerapan dan operasi ………………………………………………………………………………. 5

4.5 Pemeriksaan……………………………………………………

Read Full Post »

Older Posts »